
Nogosaren,18 Februari 2025 – H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., dan Dra. Hj. Nur Arifah secara resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Semarang periode 2025-2030. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Semarang dengan dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai perwakilan desa, termasuk Desa Nogosaren, Kecamatan Getasan.
Pelantikan ini menandai awal dari lima tahun masa bakti kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi seluruh wilayah Kabupaten Semarang. Dalam sambutannya, Bupati Ngesti Nugraha menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan berbasis desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program prioritas.“Kami berkomitmen untuk membangun infrastruktur yang merata dan mendorong pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah. Kami juga akan memperkuat layanan publik yang inklusif dan berkelanjutan agar setiap lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan, dapat merasakan manfaat pembangunan,” ujar Bupati Ngesti Nugraha
.Dukungan Desa Nogosaren
Ahmat As’ari, Kepala Desa Nogosaren, menyambut baik pelantikan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap program-program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah kabupaten. Menurutnya, Desa Nogosaren siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan visi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.“Kami sangat optimis dengan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang baru. Desa Nogosaren siap berkolaborasi dalam menjalankan program-program prioritas, khususnya di bidang pengembangan energi terbarukan dan pelestarian lingkungan,” kata Ahmat As’ari.
Salah satu program yang menjadi perhatian utama Desa Nogosaren adalah pengembangan energi mandiri berbasis biogas. Dalam beberapa waktu terakhir, desa ini telah melakukan sosialisasi dan pelatihan teknis terkait pengolahan limbah organik menjadi sumber energi ramah lingkungan. Program ini diharapkan dapat didukung penuh oleh pemerintah kabupaten sebagai bagian dari upaya pengurangan ketergantungan pada energi fosil.
Harapan terhadap Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi
Selain energi terbarukan, Ahmat As’ari juga berharap agar pembangunan infrastruktur desa, seperti jalan penghubung dan fasilitas irigasi, dapat ditingkatkan. Menurutnya, akses infrastruktur yang memadai akan mendukung pengembangan sektor pertanian dan pariwisata yang menjadi potensi unggulan Desa Nogosaren.“Dengan akses jalan yang lebih baik, produk pertanian dari desa kami dapat lebih mudah dipasarkan ke berbagai wilayah. Selain itu, pengembangan objek wisata lokal seperti Susuk Wangan dan Mata Air Blondo juga berpotensi mendatangkan pendapatan tambahan bagi masyarakat desa,” tambah Ahmat As’ari.
Komitmen untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Desa
Bupati dan Wakil Bupati Semarang yang baru juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan. Program pemberdayaan masyarakat desa akan difokuskan pada peningkatan keterampilan wirausaha, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta penguatan peran perempuan dalam perekonomian desa.“Kami ingin setiap desa di Kabupaten Semarang, termasuk Nogosaren, dapat tumbuh menjadi desa mandiri yang mampu mengelola potensi lokalnya dengan baik. Kolaborasi yang erat antara pemerintah kabupaten dan desa adalah kunci untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Dra. Hj. Nur Arifah, Wakil Bupati Semarang.Sinergi Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Masyarakat Desa Nogosaren menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan Ngesti Nugraha dan Nur Arifah. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan Desa Nogosaren dapat terus berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. Sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan kabupaten akan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Semarang.