
Kabupaten Semarang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Desa Nogosaren, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Desa yang berada di lereng Gunung Merbabu ini berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam Program Kampung Iklim (ProKlim) Tahun 2024, yaitu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia serta dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK RI)
Desa Nogosaren menerima Sertifikat Lokasi ProKlim Kategori Utama dari KLHK sebagai bentuk apresiasi atas aksi nyata masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim. Penghargaan diserahkan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kabupaten Semarang yang berlangsung di Alun-Alun Bung Karno Ungaran.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Nogosaren diwakili oleh Kasi Pelayanan Bapak Sugiyanto dan Kasi Pemerintahan Ibu Desi Pratamasari. Mereka menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian ini, serta mengapresiasi seluruh masyarakat Desa Nogosaren yang telah aktif dalam program-program lingkungan.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk mengelola lingkungan secara lestari, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, konservasi air, serta pemanfaatan energi terbarukan. Penghargaan ini bukan akhir, tapi motivasi untuk terus bergerak,” ujar keduanya.

Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
Tidak hanya dari KLHK, Desa Nogosaren juga mendapatkan penghargaan sebagai Lokasi ProKlim Kategori Utama Tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang diserahkan bertepatan dengan Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-116 di Lapangan Bung Karno Ungaran, pada 20 Mei 2024.
Dua perangkat desa yang sama, Bapak Sugiyanto dan Ibu Desi Pratamasari, kembali hadir mewakili desa untuk menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah. Apresiasi ini menunjukkan bahwa keberhasilan Nogosaren dalam menjalankan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim mendapat pengakuan di berbagai tingkat pemerintahan.

Apa itu Program Kampung Iklim (ProKlim)?
ProKlim adalah program nasional yang digagas oleh KLHK untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam penguatan ketahanan terhadap perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca. Indikator keberhasilannya mencakup:
- Pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam
- Ketahanan pangan, energi, dan air
- Edukasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat
- Penanganan sampah dan limbah
Dengan predikat Kategori Utama, Desa Nogosaren dinilai telah memenuhi semua indikator utama dan mampu menjadi contoh nyata pelaksanaan program ProKlim di tingkat lokal.
Dampak Positif dan Harapan ke Depan
Pengakuan dari dua level pemerintahan ini membawa dampak positif, antara lain meningkatkan kredibilitas desa dalam mengakses program dan bantuan lingkungan dari pusat maupun mitra pembangunan. Selain itu, prestasi ini menjadi pemicu semangat desa-desa lain untuk meniru keberhasilan yang diraih oleh Nogosaren.
“Kami berharap langkah ini dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi dan bantuan, serta membawa perubahan nyata bagi kualitas hidup masyarakat,” tutur perwakilan desa.
Penutup
Penghargaan ProKlim Kategori Utama kepada Desa Nogosaren membuktikan bahwa aksi lingkungan dari desa kecil bisa memberi dampak besar bagi masa depan bumi. Sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, lestari, dan berkelanjutan.
#DesaNogosaren #ProKlim2024 #KabupatenSemarang #GetasanHijau #DesaBersinar #LingkunganLestari #AdaptasiIklim #KampungIklim #KementerianLHK #PemprovJateng #HariLingkunganHidup2024